JP Morgan Dituding Main Curang dalam Produk Bitcoin
Ditulis pada 28 November 2025 oleh Alejandro
Permohonan JP Morgan untuk Leveraged Bitcoin ETF Memantik Sorotan Industri Kripto
JP Morgan, institusi perbankan terbesar di Amerika Serikat, dilaporkan mengajukan permohonan kepada US Securities and Exchange Commission (SEC) untuk meluncurkan produk keuangan leveraged Bitcoin. Langkah ini menandai langkah baru pemain institusional dalam memperluas eksposur ke aset digital melalui instrumen derivatif. Komunitas kripto menyoroti potensi perubahan dinamika pasar serta risiko yang bisa terjadi akibat makin banyaknya produk leverage berbasis Bitcoin yang dikembangkan oleh lembaga keuangan mapan. Permohonan ini menarik atensi luas di tengah fluktuasi harga Bitcoin yang masih signifikan dan regulasi yang kian kompleks.
Data Terkini: Harga Bitcoin, Volume Perdagangan, dan Proyeksi Pasar
Berdasarkan data CoinDesk, harga Bitcoin per 5 Juni 2024 tercatat di kisaran $70.300, mengalami kenaikan sekitar 3% dalam satu pekan terakhir. Bitcoin mempertahankan dominasi pasar dengan kapitalisasi di atas $1,38 triliun. Volume perdagangan harian mencapai $32 miliar, menandakan minat investor institusional terus meningkat. JP Morgan, sebagaimana dilaporkan Reuters, mengajukan produk leverage dua kali (2x) atas spot Bitcoin ETF milik mereka, mengikuti jejak BlackRock dan Fidelity yang lebih dulu memperkenalkan produk sejenis. Proses persetujuan dari SEC diprediksi membutuhkan waktu, namun pelaku pasar mulai menyesuaikan diri terhadap kemungkinan lonjakan volatilitas serta aktivitas jual-beli besar dari institusi.
Signifikansi Produk Leveraged Bitcoin dan Reaksi Komunitas Kripto
Permohonan produk leveraged Bitcoin ETF dari JP Morgan menuai kecaman dari komunitas Bitcoin. Para pelaku menilai produk leverage dapat menambah risiko sistemik di pasar, mempercepat reli atau koreksi harga secara ekstrem, serta menciptakan peluang manipulasi bagi investor besar. Selain itu, tuduhan praktik tidak adil dan dominasi institusional terhadap strategi investasi Digital Asset Tokens (DATs) pun semakin menguat. Di sisi lain, keterlibatan institusi keuangan besar seperti JP Morgan dipandang bukti adopsi kripto yang semakin meluas di lingkup utama pasar keuangan global. Menurut laporan Bloomberg, pengawasan regulasi terhadap produk-produk derivatif kripto kemungkinan akan makin ketat. Inovasi ini meningkatkan urgensi bagi regulator global untuk memastikan transparansi dan perlindungan pasar. Produk ETF leveraged diharapkan bisa meningkatkan likuiditas, namun risiko volatilitas perlu diantisipasi agar tidak menimbulkan dampak negatif terhadap kestabilan pasar kripto.










