Harga Bitcoin Kembali Meroket, Apakah Menuju $112.000?
Ditulis pada 27 November 2025 oleh Alejandro
Bergeraknya Harga Bitcoin di Tengah Optimisme dan Kekhawatiran
Bitcoin (BTC) kembali menarik perhatian pasar aset digital setelah menunjukkan tren pemulihan yang konsisten. Para analis melihat potensi pergerakan menuju level psikologis $100.000, bahkan beberapa memproyeksikan lonjakan ke $112.000 seiring pulihnya sentimen investor institusional dan ritel. Sorotan terhadap Bitcoin kian meningkat karena aset ini dianggap sebagai tolok ukur kesehatan industri kripto serta indikator kepercayaan terhadap perkembangan teknologi blockchain dan sistem keuangan terdesentralisasi.
Dinamika Pasar: Harga dan Sentimen Investor Terkini
Menurut CoinDesk, harga Bitcoin saat ini bergerak di kisaran $68.000 hingga $70.000. Volume perdagangan harian menunjukkan peningkatan 15% dalam 24 jam terakhir, menandakan tingginya aktivitas di bursa utama. Altcoin besar seperti Ethereum (ETH) dan Solana (SOL) juga mengalami kenaikan moderat, namun tetap berada di bawah tekanan aksi jual setelah reli sebelumnya. Cointelegraph melaporkan empat faktor utama yang membatasi momentum kenaikan Bitcoin, yaitu kebijakan suku bunga global yang belum pasti, ekspektasi inflasi yang fluktuatif, keputusan MSCI mengenai klasifikasi perusahaan kripto, serta tekanan berkelanjutan pada pasar derivatif BTC. “Kuncinya, pasar masih menanti kepastian fundamental sebelum kembali reli secara signifikan,” ujar analis Cointelegraph.
Signifikansi Fundamental di Balik Pergerakan Pasar Kripto
Momentum Bitcoin menuju $100.000 tidak lepas dari dinamika kebijakan moneter global yang memengaruhi permintaan aset berisiko. Ketidakpastian suku bunga acuan Federal Reserve serta proyeksi inflasi dunia menjadi kontributor utama volatilitas. Keputusan MSCI yang akan menentukan klasifikasi perusahaan kripto dalam indeks pasar juga dinilai berpengaruh besar terhadap arus modal institusional. Tekanan pada instrumen derivatif BTC memperkuat volatilitas harga, sehingga reli jangka pendek sering dipatahkan aksi jual di level kekuatan resistensi. Reuters mencatat bahwa para investor institusional menunda langkah besar hingga terdapat kejelasan regulasi dan fundamental pasar. Perkembangan situasi ini menjadi penanda penting kesiapan pasar menuju adopsi massal dan validasi nilai jangka panjang Bitcoin serta aset digital lain.










