Aktivitas Penambangan Bitcoin di Tiongkok Kembali Melonjak
Ditulis pada 29 November 2025 oleh Alejandro
Tren Terbaru: Kebangkitan Kembali Penambangan Bitcoin di Tiongkok
Penambangan Bitcoin di Tiongkok kembali menjadi sorotan global setelah aktivitasnya meningkat drastis, menandai babak baru dalam dinamika industri kripto dunia. Setelah empat tahun larangan yang ketat, Tiongkok kembali mencatat kenaikan signifikan dalam jumlah penambang yang beroperasi di wilayahnya. Fenomena ini menimbulkan perhatian besar di kalangan profesional industri dan investor yang mengikuti perkembangan kripto serta dampak kebijakan regulator utama dunia terhadap ekosistem digital.
Data Kontemporer dan Pengaruh terhadap Distribusi Hash Rate Global
Laporan CoinDesk dan Bloomberg mencatat lonjakan tajam hash rate yang berasal dari Tiongkok, berkontribusi sekitar 15%-20% terhadap distribusi hash rate Bitcoin global tahun 2024. Sebelum pelarangan pada 2021, Tiongkok menguasai lebih dari 65% hash rate dunia, namun proporsi ini sempat turun drastis hingga di bawah 20% akibat kebijakan pengetatan pemerintah. Kini, data terbaru menunjukkan bahwa para penambang kembali menggunakan metode yang lebih tersembunyi dan efisien, sejalan dengan insentif harga Bitcoin yang semakin tinggi. Harga Bitcoin juga menunjukkan kestabilan dengan rata-rata di atas USD 60.000 seperti dilaporkan Reuters pada Juni 2024, yang mencerminkan minat pasar institusional dan ekspektasi positif terhadap sektor kripto global.
Latar Belakang dan Signifikansi bagi Pasar dan Investor
Dominasi Tiongkok dalam industri penambangan Bitcoin bukan fenomena baru. Sebelum diberlakukannya larangan, negara ini dikenal sebagai pusat utama penambangan dunia berkat akses listrik murah dan infrastruktur teknologi yang mumpuni. Larangan pemerintah pada 2021 menyebabkan migrasi masif pelaku industri ke negara lain seperti Amerika Serikat dan Kazakstan. Namun, kebangkitan kembali aktivitas penambangan di Tiongkok menandakan resistensi pelaku pasar dan ketidakpastian kebijakan yang masih membayangi ekosistem kripto global. Banyak investor kini memantau erat keputusan pemerintah Tiongkok ke depan karena potensi dampak langsung terhadap harga Bitcoin, distribusi hash rate, serta stabilitas pasar aset digital global. Seperti ditegaskan oleh analis di Bloomberg, “Setiap pergeseran regulasi di Tiongkok berpengaruh signifikan pada narasi supply chain dan risiko sistemik pada industri kripto”.
Kesimpulan: Dinamika Kebijakan Tiongkok Dalam Sorotan Ekosistem Kripto
Pergerakan penambangan Bitcoin di Tiongkok sekaligus menambah kompleksitas bagi para pelaku industri dalam menyusun strategi investasi dan manajemen risiko. Kebijakan pemerintah Tiongkok tetap menjadi variabel utama yang menentukan arah perkembangan hash rate, stabilitas harga Bitcoin, dan kepercayaan pasar. Pantauan terus-menerus terhadap regulasi, data pasar, dan tren penambang menjadi esensial bagi para profesional industri, investor, serta pengamat kebijakan yang ingin memahami dampak lebih luas dari pergeseran sentra penambangan kripto dunia.










