Bitcoin Diprediksi Siap Rebound, Harga Bisa Sentuh $96.000!
Ditulis pada 26 November 2025 oleh Alejandro
Penurunan Mendadak Bitcoin Ciptakan Sentimen Pasar yang Kontras
Penurunan drastis harga Bitcoin pada November 2025 menjadi salah satu peristiwa utama yang memengaruhi perhatian pelaku industri aset kripto dan investor institusi. Volatilitas tajam selama satu bulan terakhir menegaskan posisi Bitcoin sebagai barometer sentimen pasar kripto global. Situasi ini bukan hanya menghambat kepercayaan sementara, tetapi juga membuka peluang strategis bagi investor yang cermat, seiring masuknya Bitcoin ke level valuasi lebih rendah yang jarang terjadi. Perkembangan ini menjadi sangat relevan di tengah ekspektasi investor terhadap siklus pergerakan harga berikutnya.
Data Terkini: Bitcoin Sentuh Level Terendah, Indikator Puell Multiple Tunjukkan Sinyal Undervalued
Menurut data CoinDesk dan Reuters, Bitcoin turun hampir 20% sepanjang November 2025, menandai performa bulanan terburuk sejak pasar bearish 2018. Harga Bitcoin sempat menyentuh kisaran USD 34.800 sebelum stabil di sekitar USD 36.000 pada akhir bulan tersebut. Analisis dari beberapa firma riset blockchain, mengacu pada Puell Multiple—a metric yang mengukur nilai pasar harian miner Bitcoin terhadap rata-rata historis—menyimpulkan Bitcoin sedang berada di zona undervalued atau “zona diskon”. Bloomberg melaporkan, beberapa analis memperkirakan potensi rebound hingga kisaran USD 96.000 pada kuartal mendatang, menyoroti peluang pembalikan tren yang substansial. Di sisi lain, sistem AI market prediction mengidentifikasi area support kritis dengan prediksi titik terendah harga akan terbentuk dalam pekan ini—memberi ruang bagi investor untuk mengantisipasi fase akumulasi baru.
Dinamika Pasar dan Implikasinya Terhadap Keputusan Investasi
Penurunan tajam Bitcoin pada November 2025 menambah babak baru bagi volatilitas pasar kripto, memicu diskursus mengenai sinyal undervaluasi dan momentum investasi. Situasi ini penting karena menandakan perubahan siklus yang sering menjadi referensi investor institusi dalam menentukan strategi alokasi aset digital. Puell Multiple yang menandai undervalued adalah salah satu indikator on-chain paling dihormati ketika penentuan momen beli atau tahan Bitcoin. Respon teknologi berbasis AI yang memperkirakan titik terendah semakin mengukuhkan peran analitik modern dalam manajemen risiko dan keputusan investasi. Tren ini memperjelas betapa pentingnya membaca data fundamental serta indikator teknikal untuk mengoptimalkan peluang dan mengantisipasi ancaman volatilitas ke depan. Pada akhirnya, kombinasi analisis data dan perpaduan AI semakin dipandang sebagai kunci adaptasi dalam menghadapi dinamika pasar kripto yang sangat cepat berubah.










