BerandaHodlmagz (KamusCrypto - Artikel)BeritaHodlmagz (KamusCrypto - Artikel)Bitcoin Tergelincir di Awal Desember, Analis Ramal Koreksi Lebih Dalam

Bitcoin Tergelincir di Awal Desember, Analis Ramal Koreksi Lebih Dalam

Ditulis pada 1 Desember 2025 oleh Alejandro

Harga Bitcoin Turun Tajam Dibayangi Tekanan Jual di Wall Street

Bitcoin memulai Desember 2025 dengan volatilitas ekstrem, mencatatkan penurunan harga signifikan setelah terdepresiasi di bawah level $84.000. Kondisi ini menandai awal bulan yang penuh antisipasi sekaligus kecemasan bagi para pelaku pasar kripto dan investor institusional. Tren negatif yang terjadi pada awal Desember memicu kekhawatiran akan potensi penurunan lanjutan harga aset digital utama ini. Tekanan jual yang melanda Wall Street menjadi pemicu utama sentimen bearish, mempertegas posisi Bitcoin sebagai aset dengan eksposur tinggi terhadap dinamika pasar keuangan global.

Data Harga Bitcoin: Level Support dan Tantangan Fundamental Penambang

Menurut data CoinDesk dan Reuters, harga Bitcoin turun hampir 9% dalam 48 jam terakhir dan diperdagangkan di kisaran $83.700 pada 1 Desember 2025. Analis Bloomberg memperingatkan kemungkinan harga menembus support psikologis di $80.000, bahkan berpotensi anjlok hingga kisaran $70.000 jika tekanan jual terus berlangsung. Di sektor mining, hashprice Bitcoin menukik tajam, menembus titik terendah historis. Biaya operasional penambangan meningkat seiring melonjaknya harga listrik dan perangkat mining, membengkakkan periode pengembalian investasi (ROI) hingga lebih dari 1.000 hari. Tekanan ini memperkecil margin keuntungan para pelaku mining, menurut laporan terbaru dari CoinDesk Research. “Sektor mining menghadapi tantangan terberat dalam sejarah, dengan tekanan marjin yang luar biasa akibat kombinasi hashprice rendah dan ongkos operasional tinggi,” ungkap laporan CoinDesk (2025).

Latar Belakang dan Signifikansi Tekanan Harga Bitcoin Akhir Tahun

Penurunan harga Bitcoin di akhir 2025 menjadi peristiwa penting karena dua alasan krusial. Pertama, Bitcoin telah mengalami reli sepanjang paruh pertama tahun setelah persetujuan spot ETF dan adopsi institusional yang masif, sehingga penurunan tajam saat ini menguji ketahanan pasar dan psikologi investor. Kedua, tekanan jual dari Wall Street berdampak sistemik terhadap pasar kripto global, memperlihatkan integrasi erat antara aset digital dan ekosistem keuangan tradisional. Sementara itu, tantangan sektor mining memperparah sentimen negatif, memicu potensi kapitulasi penambang kecil hingga menambah tekanan jual di bursa spot. Jika harga terus menembus level support utama, volatilitas dan risiko di ekosistem kripto akan meningkat, mempengaruhi keputusan investor dan potensi pergerakan harga di 2026.

Referensi:

  • CoinDesk, “Mining Sector Faces Unprecedented Margin Pressure” (2025)
  • Bloomberg, "Bitcoin Drops Below $84,000 Amid Wall Street Selloffs" (2025)
  • Reuters, “Crypto Market Weekly Update: Downward Pressure Persists” (2025)

Alejandro

Pro Trader

#CryptoItuMudah

Yuk, belajar crypto mudah dan lengkap!
Hodlmagz (LOGO - Brand)

Hodlmagz adalah media Indonesia terkemuka untuk berita dan informasi terkait aset kripto, aset digital, teknologi blockchain, dan web3.

©2024 Hodlmagz