Rekor Pasokan Stablecoin ERC-20 Isyaratkan Sinyal Bullish Altcoin
Ditulis pada 28 November 2025 oleh Alejandro
Dominasi Stablecoin di Tengah Volatilitas Pasar Kripto
Pasar kripto saat ini menghadapi tekanan koreksi harga, namun pasokan stablecoin di jaringan ERC-20 tetap kokoh pada level tertinggi sepanjang sejarah. Tren ini menarik perhatian para profesional keuangan, analis, dan investor institusi yang mencari indikator utama pergerakan arus modal di ekosistem aset digital. Stabilitas suplai stablecoin sering dijadikan rujukan oleh berbagai pelaku pasar karena mencerminkan likuiditas yang kuat dan potensi pergerakan modal signifikan menuju aset kripto lain, khususnya altcoin. Dalam konteks ini, pemahaman terhadap dinamika stablecoin menjadi penting bagi pengambil keputusan investasi dan trader profesional yang ingin mengambil posisi optimal pada siklus pasar berikutnya.
Rekor Pasokan Stablecoin Capai $185 Miliar: Indikator Kesehatan Pasar?
Berdasarkan data terbaru yang dirilis oleh Glassnode dan dikutip Bloomberg pada awal Juni 2024, pasokan stablecoin ERC-20 berhasil bertahan di angka $185 miliar meskipun Bitcoin, Ethereum, dan mayoritas altcoin mengalami tekanan jual. Kapitalisasi stablecoin Tether (USDT) dan USD Coin (USDC) berkontribusi besar terhadap angka ini, mencatatkan pertumbuhan konsisten sejak awal 2024. CoinDesk melaporkan bahwa peningkatan pasokan stablecoin dalam kondisi pasar yang menurun kerap menjadi sinyal dini bagi rotasi modal ke aset-alternatif seperti altcoin. Sementara menurut Reuters, arus masuk stablecoin ke bursa utama mengalami lonjakan 6% dalam dua pekan terakhir, mengindikasikan persiapan besar-besaran dari pelaku pasar untuk memanfaatkan potensi rebound harga.
Relevansi Stablecoin untuk Proyeksi Pergerakan Altcoin
Stablecoin ERC-20 berperan sebagai fondasi likuiditas di sektor keuangan terdesentralisasi (DeFi), perdagangan spot, hingga derivatif kripto. Sejarah mencatat, fase penumpukan stablecoin biasanya disusul rotasi modal ke altcoin — yang akhirnya memicu fase tren bullish pada aset-aset kapitalisasi menengah dan kecil. Stabilitas pasokan stablecoin di tengah volatilitas menunjukkan bahwa pasar tetap likuid dan siap menampung permintaan mendadak, suatu faktor yang sering diabaikan dalam analisis tradisional. Melacak tren suplai stablecoin memberi peluang lebih besar bagi investor institusi untuk mengidentifikasi titik balik pasar, meminimalkan risiko, dan meningkatkan potensi alpha pada portofolio altcoin. Pendekatan berbasis data, seperti yang dilakukan analis di CoinDesk dan Bloomberg, kini menjadi standar baru dalam pengambilan keputusan investasi strategis di industri kripto.
Sumber:
- CoinDesk, “Stablecoin Reserves Hint at Crypto Market Trend,” Mei 2024
- Bloomberg, “Crypto Markets Remain Liquid Despite Sell-Off,” Juni 2024
- Reuters, “Stablecoins Flows Signal Investor Sentiment,” Juni 2024










